Life, Love and Laugh

Pengertian cerita rakyat

Cerita rakyat adalah cerita yang berasal dari masyarakat dan berkembang dalam masyarakat pada masa lampau yang menjadi ciri khas setiap bangsa yang memiliki kultur budaya yang beraneka ragam mencakup kekayaan budaya dan sejarah yang dimiliki masing-masing bangsa. Pada umumnya, cerita rakyat mengisahkan tentang suatu kejadian di suatu tempat atau asal muasal suatu tempat. Tokoh-tokoh yang dimunculkan dalam cerita rakyat umumnya diwujudkan dalam bentuk binatang, manusia maupun dewa.

Ciri-ciri Cerita rakyat

  1. Disampaikan turun-temurun.
  2. Tidak diketahui siapa yang pertama kali membuatnya
  3. Kaya nilai-nilai luhur
  4. Bersifat tradisional
  5. Memiliki banyak versi dan variasi
  6. Mempunyai bentuk – bentuk klise dalam susunan atau cara pengungkapkannya.
  7. Bersifat anonim, artinya nama pengarang tidak ada.
  8. Berkembang dari mulut ke mulut.
  9. Cerita rakyat disampaikan secara lisan.

Contoh Cerita Rakyat

Cerita rakyat Joko Kendil, Cerita rakyat Hulu Langat

Pengertian Dongeng
Dongeng adalah bentuk sastra lama yang bercerita tentang suatu kejadian yang luar biasa yang penuh khayalan (fiksi) yang dianggap oleh masyarakat suatu hal yang tidak benar-benar terjadi. Dongeng merupakan bentuk cerita tradisional atau cerita yang disampaikan secara terun-temurun dari nenek moyang. Dongeng berfungsi untuk menyampaikan ajaran moral (mendidik), dan juga menghibur.
Danau Toba merupakan salah satu cerita dongeng tentang asal-usul suatu tempat.
Struktur Dongeng
Dongeng biasanya terbagi menjadi tiga bagian yaitu pendahuluan, peristiwa atau isi dan penutup. Pendahuluan merupakan kalimat pengantar untuk memulai dongeng. Pristiwa atau isi merupakan bentuk kejadian-kejadian yang disusun besarkan urutan waktu. Penutup merupakan akhir dari bagan cerita yang dibuat untuk mengakhiri cerita, kalimat penutup yang sering digunakan dalam dongeng,misalnya mereka hidup bahagia selamanya.
Ciri khas Dongeng
Dongeng biasanya diceritan dengan alur yang sederhana. Penulisan dongeng ditulis dalam alur cerita yang singkat dan bergerak cepat. Saat menceritakan atau menulis dongeng biasanya karakter tokoh tidak diceritakan secara rinci. Dongeng biasanya ditulis seperti gaya penceritaan secara lisan. Serta pendahuluan dalam cerita sangat singkat dan lansung pada topik yang ingin diceritakan.
Jenis-jenis Dongeng
Dongeng dapat dibedakan menjadi tujuh jenis, yaitu mite, sage, fabel, legenda, cerita jenaka, cerita pelipur lara dan cerita perumpamaan. Mite merupakan bentuk dongeng yang menceritakan hal-hal gaib seperti cerita tentang dewa, peri ataupun Tuhan. Sage merupakan cerita dongeng tentang kepahlawanan, keperkasaan, atau kesaktian seperti cerita dongeng kesaktian Patih Gajah Mada. Fabel merupakan dongeng tentang binatang yang bisa berbicara atau bertingkah laku seperti manusia. Legenda merupakan bentuk dongeng yang menceritakan tentang suatu pristiwa mengenai asal usul suatu benda atau pun tempat. Cerita jenaka merupakan cerita yang berkembang dalam masyarakat yang bersifat komedi serta dapat membangkitkan tawa contoh Cerita Pak Belalang. Cerita pelipur lara biasanya merupakan bentuk cerita yang bertujuan untuk menghibur para tamu dalam suatu perjamuan dan diceritakan oleh seorang ahli cerita seperti wayang yang diceritakan oleh seorang dalang. Cerita perumpamaan merupakan bentuk dongeng yang mengandung kiasan/ibarat nasihat-nasihat, yang bersifat mendidik contoh seorang Haji pelit. Cerita daerah ialah cerita yang tumbuh dan berkembang di suatu daerah.
Unsur-unsur intrinsik dalam dongeng
Dongeng biasanya mengandung lima unsur intrinsik yaitu tema, alur, penokohan, latar, amanat. Tema merupakan ide pokok dari cerita dan merupakan patokan untuk membagun suatu cerita. Alur merupakan jalan cerita yang diurutkan besarkan sebab-akibat atau pun besarkan urutan waktu. Penokohan merupakan proses penampilan tokoh dengan pemberian watak, dan sifat. Latar merupakan salah satu unsur pembentuk cerita yang menunjukana dimana, dan kapan rangkaian-rangkaian cerita itu terjadi. Amanat merupakan pesan yang ingin disampaikan pengerang kepada pembaca melalui cerita yang dibuatnya.
Sumber :

 

Jasa-jasa Perbankan

Pengertian perbankan

Menurut UU No. 10 Tahun 1998 tentang perbankan, pengertian perbankan adalah “segala sesuatu yang menyangkut tentang bank, mencakup kelembagaan, kegiatan usaha, serta cara dan proses dalam melaksanakan kegiatan usahanya”

Berdasarkan pengertian diatas, yang dimaksud dengan kegiatan usahanya adalah upaya perbankan memberikan jasa-jasa untuk kebutuhan atau kepentingan nasabahnya. Jasa-jasa perbankan terdiri dari transfer, inkaso, bank garansi, letter of credit, wali amanat, dan kliring, penjelasannya sebagai berikut:

Jasa-jasa perbankan

Transfer

Bank memberikan jasa pengiriman uang antar rekening atau antar bank dari dan ke luar negeri. Pengiriman uang dapat dilakukan berbagai cara seperti atm, on line, cek dalam/luar negeri, dsb. Pengiriman uang/ transfer ada keluar dan masuk. Transfer keluar berarti bank menerima amanat untuk mengirim uang ke nasabah dari cabang bank lain. Sedangkan transfer masuk berarti bank membayarkan sejumlah uang ke rekening seseorang sesuai perintah.

Inkaso

Bank mendapat kuasa dari perorangan/ perusahaan/ lembaga untuk menagih pembayaran atau sejumlah uang kepada pihak ketiga yang berada di cabang bank itu sendiri maupun di bank lain. Jasa perbankan ini bermanfaat dalam penyelesaian penagihan antar kota/ negara secara efektif dan efisien.

Bank Garansi

Bank memberikan jasa ini untuk meningkatkan kepercayaan masyarakat yang berbisnis dalam menjalankan proyek dimana pelaksanaannya membutuhkan pihak lain dan meminimalkan resiko kerugian. Ada tiga pihak yang terkait yaitu bank (pemberi jaminan pembayaran), pihak lain (yang dijamin) dan pihak pemilik proyek (penerima jaminan). Bila pihak lain tersebut tidak  memenuhi kewajibannya, maka bank memberi jaminan pembayaran kepada pihak pemiliki proyek.

Letter of Credit

Surat kredit berdokumen yang isinya mengenai syarat transakasi dan kondisi barang yang akan diperjualbelikan, berfungsi untuk memberikan tingkat kepercayaan yang tinggi kepada nasabah, karena transaksi jual beli barang yang terjadi di wiayah antar Negara.

Wali Amanat

Bank bertindak sebagai wali amanat yang bertugas mewakili dan melindungi kepentingan pemegang surat berharga yang efeknya bersifat utang/ obligasi. Dalam hal ini yang dapat bertindak sebagai wali amanat adalah bank umum yang sudah terdaftar di Badan Pengawas Pasar Modal & Lembaga Keuangan(Bapepam-LK).

Kliring

Kliring adalah proses perhitungan dalam menyelesaikan utang-piutang antar bank dimana BI sebagai perantara dan yang mengatur. Jasa perbankan ini bertujuan mempermudah nasabah yang bertransaksi dengan nasabah dari bank lain.

 

Artikel terkait lainnya:

Produk Bank Deposito

Produk Bank Giro

Perbedaan Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat

 

 

Sumber:

http://gena-enka.blogspot.com/search/label/Bank%20dan%20Lembaga%20Keuangan%201

repository.binus.ac.id/content/F0552/F055278242.ppt

http://sulastri.staff.gunadarma.ac.id/Downloads/files/8837/TUGAS+BANK+dan+LEMBAGA+KEUANGAN1.pdf

http://www.bi.go.id/NR/rdonlyres/2C956B6A-41A5-4611-BE84-FB95388523D3/1471/MengenalBankGaransi.pdf

http://www.bni.co.id/BankingService/Corporate/LayananKorporat/Waliamanat.aspx

Dua jenis bank

Kita sudah mengetahui jenis bank terdiri dari dua yaitu bank umum dan bank perkreditan rakyat. Dalam UU telah dijelaskan secara rinci mengenai bank umum dan bank perkreditan rakyat. Oleh karena itu kita dapat menemukan perbedaan dari kedua jenis bank tersebut berdasarkan penjelasan yang sudah tertera di dalam UU.

Berdasarkan UU No. 10 Tahun 1998 pasal 1 pengertian dan usaha Bank umum dan Bank Perkreditan Rakyat sebagai berikut:

Pengertian Bank umum dan Bank Perkreditan Rakyat

Bank Umum adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional dan atau berdasarkan Prinsip Syariah yang dalam kegiatannya memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

Bank Perkreditan Rakyat adalah bank yang melaksanakan kegiatan usaha secara konvensional atau berdasarkan Prinsip Syariah yang dalam kegiatannya tidak memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran.

Usaha Bank umum dan Bank Perkreditan Rakyat

Usaha bank umum salah satunya menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa giro, deposito berjangka, sertifikat deposito, tabungan, dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu;

Usaha BPR menghimpun dana dari masyarakat dalam bentuk simpanan berupa deposito berjangka, tabungan, dan/atau bentuk lainnya yang dipersamakan dengan itu.

Perbedaan Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat

Berdasarkan pengertiannya  dapat dilihat perbedaannya yaitu dalam kegiatannya, bank umum memberikan jasa dalam lalu lintas pembayaran sedangkan pada BPR tidak. Jasa lalu lintas pembayaran itu adalah jasa yang diberikan perbankan untuk nasabah misalnya kliring, dan jual beli valuta asing. Maka dari itu BPR tidak terlibat dalam kliring dan kegiatan usaha valuta asing.

Selanjutnya ditinjau dari kegiatan usaha bank umum dan BPR. Perbedaannya terletak pada bentuk simpanan dana yang dihimpun dari masyarakat. BPR tidak menghimpun dana dalam bentuk giro dan sertifikat deposito, hanya menerima dalam bentuk tabungan dan deposito. Maka dari itu, BPR tidak dapat melakukan transaksi giral. Sedangkan bank umum dapat melakukan transaksi giral.

Jadi berdasarkan pengertian dan usaha bank umum dan BPR, perbedaan keduanya terletak pada boleh tidaknya memberikan jasa lalu lintas pembayaran dan bentuk simpanan dana yang dihimpun dari masyarakat.

Adapun kesamaan dari kedua jenis bank tersebut yaitu larangan untuk melakukan penyertaan modal dan melakukan usaha perasuransian.

 

Baca juga artikel terkait lainnya :

Produk Bank Deposito

Produk Bank Giro

 

 

Sumber :

http://gena-enka.blogspot.com/2013/03/perbedaan-bank-umum-dan-bank.html

http://www.bi.go.id/NR/rdonlyres/C7402D01-A030-454A-BC75-9858774DF852/13313/uu_bi_1099.pdf

http://sekilasbank.blogspot.com/2010/12/perbedaan-bank-umum-dan-bpr.html

Produk Bank Deposito

Pengertian Deposito

Deposito atau yang sering juga disebut sebagai deposito berjangka, merupakan produk bank sejenis jasa tabungan yang biasa ditawarkan kepada masyarakat. Dana dalam deposito dijamin oleh pemerintah melalui Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) dengan persyaratan tertentu.

Deposito biasanya memiliki jangka waktu tertentu di mana uang di dalamnya tidak boleh ditarik nasabah. Deposito baru bisa dicairkan sesuai dengan tanggal jatuh temponya, biasanya deposito mempunyai jatuh tempo 1, 3, 6, atau 12 bulan. Bila deposito dicairkan sebelum tanggal jatuh tempo, maka akan kena penalti.

Deposito juga dapat diperpanjang secara otomatis menggunakan sistem ARO (Automatic Roll Over). Deposito akan diperpanjang otomatis setelah jatuh tempo, sampai pemiliknya mencairkan depositonya.

Bunga deposito biasanya lebih tinggi daripada bunga tabungan biasa. Bunga dapat diambil setelah tanggal jatuh tempo atau dimasukkan lagi ke pokok deposito untuk didepositokan lagi pada periode berikutnya.

Apa itu deposito?

Secara umum di Indonesia, deposito identik dengan simpanan deposito berjangka atau time deposit. Deposito adalah produk bank yang memberikan bunga lebih tinggi dari simpanan biasa, bila anda menyimpan uang tersebut dengan jangka waktu tertentu.
Simpanan deposito hanya bisa ditarik setelah jangka waktu tertentu.

Apa itu ARO (Automatic Roll Over) deposito?

ARO adalah sistem perpanjangan deposito secara otomatis setelah jatuh tempo.
Perpanjangan dilakukan untuk jangka waktu dan nominal yang sama.

Apa itu ARO+ deposito?

ARO+ adalah sistem perpanjangan deposito dan bunga secara otomatis setelah jatuh tempo.
Nominal deposito yang baru = nilai nominal sebelumnya + bunga deposito.

Syarat membuat deposito?

Tiap bank memiliki syarat yang berbeda-beda. Secara umum syarat utama yang diperlukan adalah kartu identitas seperti KTP, SIM atau paspor.

Berapa minimal dana untuk membuat deposito?

Tiap bank mensyaratkan dana minimal yang berbeda-beda, ada yang minimal 1 juta rupiah, ada yang minimal 10 juta rupiah. Pada umumnya minimal dana yang ditempatkan antara 8-10 juta rupiah.

Berapa lama jangka waktu deposito?

Jangka waktu deposito berbeda-beda tiap bank. Jangka waktu deposito biasanya 1 bulan, 3 bulan, 6 bulan dan 12 bulan. Semakin lama jangka waktunya biasanya bunga depositonya lebih tinggi.

Berapa bunga deposito?

Bunga deposito berbeda-beda tiap bank, namun pada umumnya lebih tinggi daripada simpanan biasa. Agar deposito aman pastikan bunganya tidak lebih dari bunga yang dijamin oleh LPS. Pada saat tulisan ini dibuat bunga deposito maksimal yang dijamin adalah 6%.
Informasi bunga yang dijamin dapat dilihat di LPS

Apakah deposito dijamin keamanannya?

Secara umum deposito di bank aman karena dijamin oleh LPS. Namun perlu diingat, ada syarat agar deposito tersebut dijamin oleh LPS (Lembaga Penjamin Simpanan).
Syarat deposito anda dijamin oleh LPS antara lain:

  • Jumlah maksimum uang yang disimpan di bank tersebut (tabungan + deposito) tidak boleh melebihi batas jaminan LPS. Pada saat tulisan ini dibuat, batas maksimum uang yang dijamin adalah 2 Milyar rupiah.
  • Bunga deposito tidak boleh melebihi suku bunga penjaminan. Pada saat tulisan ini dibuat, batas maksimum suku deposito adalah 6%.

Informasi lebih lanjut tentang batas jaminan dan suku bungan penjaminan bisa dilihat diLPS.

Lebih baik membuat deposito di mana? Di bank, asuransi, atau perusahaan keuangan non bank?

Biasanya bunga deposito di asuransi atau perusahaan keuangan non bank, bunganya lebih tinggi daripada bunga deposito di bank.
Anda boleh saja menyimpan di sana, namun harus tahu resikonya. Simpanan selain di bank tidak dijamin oleh LPS, jadi bila asuransi atau perusahaan tersebut bangkrut maka uang anda hilang.
Untuk lebih amannya sebaiknya membuat deposito di bank saja, sesuai dengan syarat penjaminan di bagian sebelumnya.

Apakah deposito dapat dicairkan sewaktu-waktu?

Pada umumnya deposito tidak dapat dicairkan sewaktu-waktu. Deposito bisa dicairkan pada saat jatuh tempo. Mencairkan deposito sebelum kena jatuh tempo bisa kena penalti/denda yang cukup besar.

Apakah deposito dapat dijadikan jaminan kredit?

Deposito pada umumnya bisa dijadikan jaminan kredit. Kredit semacam ini biasanya disebut back to back loan. Deposito akan diblokir selama kredit masih berlangsung.
Keuntungan dari back to back loan antara lain bunga kredit biasanya lebih kecil dari bunga kredit umum, karena sudah dikurangi dengan bunga deposito.

Apakah deposito bisa dicairkan oleh orang lain?

Deposito tidak dapat dicairkan oleh orang lain. Deposito hanya bisa dicairkan oleh orang yang namanya sama dengan di sertifikat deposito berjangka.

Apa beda deposito berjangka dan sertifikat deposito?

Deposito Berjangka, adalah simpanan yang hanya bisa ditarik oleh penyimpan yang memiliki nama sama. Deposito berjangka tidak bisa dipindahtangankan, tidak bisa diperjualbelikan dan hanya bisa ditarik pada saat jatuh tempo.
Setelah anda membuat deposito, anda akan diberi sebuah sertifikat, sertifikat tersebut adalah bilyet deposito (bukan sertifikat deposito seperti di bawah).

Sertifikat Deposito, adalah surat berharga yang diterbitkan oleh bank yang bisa dicairkan oleh siapa saja yang mempunyai sertifikat tersebut. Sertifikat depositio dapat dipindahtangankan, dapat diperjualbelikan. Bank akan membayar sebesar nominal yang tertera dalam sertifikat deposito pada saat jatuh tempo.

Apakah bunga deposito bisa diambil setiap bulan?

Pada umumnya bunga deposito bisa diambil tiap bulan. Pihak bank bisa mentransfer bunga deposito tiap bulannya ke rekening yang telah ditentukan.

Apakah deposito kena pajak?

Yang kena pajak adalah bunga depositonya, sedangkan nilai pokoknya tidak kena pajak.

 

Artikel terkait:

Produk Bank Giro

Perbedaan Bank Umum dan Bank Perkreditan Rakyat

 

 

Sumber :

http://id.wikipedia.org/wiki/Deposito

http://www.simulasideposito.com/faq_deposito.php

Keramik Lantai Kamar Mandi

Keramik lantai terbagi ke dalam beberapa jenis, yaitu ada keramik lantai normal atau yang biasa digunakan pada ruang tamu, ruang kamar dan ruang lainnya selain untuk kamar mandi. Dan ada juga keramik lantai untuk kamar mandi.

Keramik Lantai

Keramik lantai pada umumnya yaitu berukuran 30×30 dan 40×40 ( ukuran tersebut dalam centi meter). Namun sekarang ini sudah tak aneh lagi bila ditemukan keramik lantai yang berukuran 50×50 dan lainnya yang lebih besar. Ukuran keramik lantai memang bermacam-macam. Semakin besar ukuran keramik maka akan semakin sedikit jumlah keramik yang ada dalam 1 pak atau 1 dus keramik. Umumnya keramik yang menggunakan ukuran di atas 50×50 adalah hotel, shoping mall dan tidak menutup kemungkinan juga rumah dengan ukuran yang besar. Keramik lantai yang berukuran besar ini juga memiliki harga yang variatif, tergantung dari merk keramik tersebut.

Keramik Lantai Kamar Mandi

Keramik Lantai kamar mandi umumnya mempunyai ukuran yang lebih kecil daripada keramik lantai lainnya. Keramik untuk lantai kamar mandi berukuran mulai dari 20×20 dan 25×25 (ukuran dalam centi meter). Dan yang membedakan keramik lantai pada umumnya dan keramik lantai kamar mandi adalah tekstur pada keramik tersebut. Keramik lantai kamar mandi umumnya bertekstur kasar yang dimaksudkan supaya lantai di ruang kamar mandi tidak licin. Berbeda dengan tekstur lantai pada umumnya yang licin dan kilap pada permukaannya.

Umumnya keramiknya lantai untuk kamar mandi mempunyai motif yang tidak terlalu variatif dibandingkan dengan keramik lantai biasa. Motif yang banyak diproduksi yaitu seperti motif bunga, mozaik, motif garis, motif kembang, motif perpaduan garis lurus dan melengkung.

Dan untuk harga, kebanyakan orang mempunyai pemikiran bahwa ukuran keramik lantai kamar mandi lebih kecil daripada ukuran pada umumnya, sehingga asumsi yang sering didengar bahwa harganya pasti lebih murah. Namun kenyataan yang didapat bahwa keramik lantai untuk kamar mandi juga mempunyai harga yang tidak jauh berbeda dengan keramik lantai pada umumnya. Bahkan dapat dikatakan memiliki harga yang hamper sama.

Beberapa merk keramik lantai

Ada beberapa merk keramik lantai yang umumnya ada di toko bangunan hingga depo bangunan yaitu seperti roman, ikad, platinum, pradas, Batavia, Picasso, mulia, bromo, ikema, arwana dan masih banyak merk-merk keramik lantai lainnya. Merk-merk tersebut juga memproduksi tidak hanya keramik lantai biasa tetapi juga keramik lantai kamar mandi. Lihat juga artikel Langkah pemasangan keramik lantai.

Pemasangan Keramik Lantai

Keramik merupakan salah satu bahan finishing yang sangat menentukan terhadap keindahan dan keanggunan sebuah bangunan, maka didalam pemasangannya pun harus diperhatikan dengan baik.

Cara pemasangan dan tahapan-tahapan pemasangan merupakan kunci dari kwalitas penampilan keramik itu sendiri, sekalipun keramiknya mahal dan indah, kalau pemasangannya kurang baik, hasilnya pun tidak akan baik.

Di dalam proses tahapan pemasangan lantai keramik ada beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum dilakukan pemasangan. Yaitu :

  1. Bersihkan area yang akan dipasang keramik dari tumpukan material atau barang-barang lainnya yang tidak ada kaitannya dengan pemasangan keramik.
  2. Cari dan temukan lokasi yang mudah diakses kesemua ruangan didalam rumah untuk digunakan sebagai patokan awal pemasangan keramik.
  3. Keramik direndam didalam air terlebih dahulu beberapa saat sebelum dipasang.
  4. Tentukan besaran nat atau jarak antara keramik (kisaran 3 mm s/d 6 mm).
  5. Mulailah memasang keramik satu baris kearah memanjang dari setiap ruangan.
  6. Lakukan pengecekan ulang ukuran disetiap ruangan terhadap pemasangan keramik.
  7. Pada saat pemasangan permukaan lantai rabat beton benar-benar bersih dari kotoran dan tumpahan minyak.
  8. Siram dengan air permukaan lantai rabat beton yang akan dipasang keramik.
  9. Bagian bawah keramik diberi semen yang sudah dicampuri air sedikit , hal ini akan membuat daya rekat keramik keadukan benar-benar lengket.
  10. Pada saat pemasangan keramik harus benar-benar padat (adukan semen merata), sehingga tidak terjadi adanya rongga diantara keramik dan adukan semen yang akan mengakibatkan keramik mudah lepas.
  11. Lakukan pengecekan terhadap ketinggian atau level permukaan beberapa keramik yang sudah terpasang apakah sudah terpasang dengan rata (water pas).
  12. Hindari keramik yang sudah terpasang terinjak orang atau pekerja selama 2-3 hari, karena keramik yang baru terpasang belum kuat menerima beban.
  13. Setelah lantai keramik terpasang beberapa meter persegi lakukan pengecekan ulang, kalau menemukan keramik yang berongga (kopong) segera dilakukan perbaikan.
  14. Pekerjaan pengisian nat keramik sebaiknya dilakukan setelah 5 – 7 hari dari setelah pemasangan keramik, agar udara gas akibat reaksi campuran semen dan air dibawah keramik sudah tidak terjadi.
  15. Bersihkan keramik terlebih dahulu dengan air bersih sebelum menggunakan bahan pembersih lantai keramik.

Semoga tips untuk memasang keramik lantai ini dapat bermanfaat  bagi para pembaca.

 Proses Perumusan Pancasila

Ingatkah kalian dengan organisasi yang didirikan beberapa bulan menjelang kemerdekaan Indonesia? Organisasi itu adalah Badan Penyelidik Usaha-usaha persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI).

BPUPKI dibentuk pada tanggal 1 Maret 1945 dan diketuai Dr. Rajiman Widyodiningrat. BPUPKI bertugas menyelidiki dan mempelajari hal-hal penting mengenai masalah tata pemerintahan atau pembentukan Indonesia merdeka. Peresmian dan pelantikan BPUPKI dilaksanakan pada tanggal 28 Mei 1945.

Sidang pertama BPUPKI dilaksanakan pada tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945. Sidang pertama ini membahas usaha-usaha untuk merumuskan dasar Negara bagi Negara Indonesia merdeka.

Para peserta sidang pertama BPUPKI diliputi dengan segala kesungguhan dan didorong oleh semangat untuk merdeka mampu menghasilkan usulan-usulan berupa gagasan tentang dasar Negara. Gagasan tentang dasar Negara tersebut disampaikan oleh Ir. Soekarno, Mr. Mohammad Yamin, dan Dr. Supomo.

Tahukah kalian untuk kepentingan siapa gagasan dan usulan mereka? Tentu saja semuanya untuk kepentingan bangsa dan Negara Indonesia.

Gagasan Mr. Moh. Yamin yang diusulkan pada tanggal 29 Mei 1945 adalah sebagai berikut

  1. Peri Kebangsaan
  2. Peri Kemanusiaan
  3. Peri KeTuhanan
  4. Peri Kerakyatan
  5. Kesejahteraan Rakyat

Kemudian gagasan Dr. Supomo yang diusulkan pada tanggal 31 Mei 1945 adalah sebagai berikut

  1. Persatuan
  2. Kekeluargaan
  3. Mufakat dan Demokrasi
  4. Musyawarah
  5. Keadilan Sosial

Gagasan Ir. Soekarno yang diusulkan pada tanggal 1 Juni 1945 adalah sebagai berikut

  1. Kebangsaan Indonesia
  2. Internasionalisme atau Peri Kemanusiaan
  3. Mufakat atau Demokrasi
  4. Kesejahteraan Sosial
  5. KeTuhanan Yang Maha Esa

Ir. Soekarno kemudian memberi nama Pancasila atas lima asas yang diusulkannya. Itulah mengapa tanggal 1 Juni 1945 dikenal sebagai hari lahirnya Pancasila. Usulan Ir. Soekarno itu diterima baik oleh BPUPKI dengan beberapa usulan perbaikan.

Pada tanggal 22 Juni 1945, BPUPKI membentuk panitia perumus dengan tugas membahas dan merumuskan gagasan dasar Negara Indonesia merdeka sebagaimana tertera di atas. Panitia perumus tersebut dikenal dengan nama Panitia Sembilan. Mengapa disebut pantitia Sembilan? Karena panitia perumus ini beranggotakan Sembilan orang.

Panitia Sembilan :

  1. Soekarno (ketua)
  2. Moh. Hatta (wakil ketua)
  3. H. A. Wahid Hasyim (anggota)
  4. Kahar Muzakir (anggota)
  5. A. A. Maramis (anggota)
  6. Abikusno Tjokrosuyoso (anggota)
  7. Agus Salim (anggota)
  8. Achmad Soebarjo (anggota)
  9. Moh. Yamin (anggota)

Proses Perumusan Pancasila Setelah Pidato Sukarno

Setelah Sukarno berpidato mengajukan usul tentang dasar-dasar negara tanggal 1 Juni 1945, sidang BPUPKI pertama berakhir. Hari itu juga ketua BPUPKI menunjuk dan membentuk Panitia Kecil. Tugas Panitia Kecil itu adalah merumuskan kembali pidato Sukarno yang diberi nama Pancasila sebagai dasar negara itu.

Bagaimana perjalanan lebih lanjut perumusan Pancasila sebagai dasar negara oleh Panitia Kecil? Setidaknya terdapat peristiwa-peristiwa penting sebagaimana berikut.

Perbedaan Pandangan Antara Golongan Islam dan Paham KebangsaanDalam keanggotaan Panitia Kecil, ada dua golongan penting yang berbeda pandangan dalam merumuskan Pancasila sebagai dasar negara. Satu golongan menghendaki agar Islam menjadi dasar negara. Sementara itu golongan yang lain menghendaki paham kebangsaan sebagai inti dasar negara. .

Lahirnya Piagam JakartaDalam sidang BPUPKI kedua tanggal 10 Juli 1945, Sukarno melaporkan bahwa sidang Panitia Sembilan (tanggal 22 Juni 1945) telah berhasil merumuskan Pancasila yang merupakan persetujuan antara pihak Islam dan pihak kebangsaan. Rumusan Pancasila dari Panitia Sembilan itu dikenal sebagai Piagam Jakarta (Djakarta Charter).

Bagaimana rumusan dasar negara dalam Piagam Jakarta itu? Bunyinya adalah sebagai berikut :

1) Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syari’at Islam bagi para pemeluk- pemeluknya.

2) Kemanusiaan yang adil dan beradab.

3) Persatuan Indonesia

4) Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan.

5) Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.

 

Tentang Piagam Jakarta ini Sukarno sebagai ketua Panitia Sembilan mengatakan, bahwa “Ketuhanan dengan menjalankan syari’at Islam bagi para pemeluk-pemeluknya” merupakan jalan tengah yang diambil akibat perbedaan pendapat antara golongan Islam dan kebangsaan.

Sebenarnya banyak muncul keberatan terhadap Piagam Jakarta ini. Sebagai contoh, keberatan yang disampaikan oleh Latuharhary yang didukung oleh Wongsonegoro dan Husein Joyodiningrat dalam sidang panitia perancang UUD tanggal 11 Juli 1945. Keberatan yang sama juga diajukan oleh Ki Bagus Hadikusumo dalam sidang ketua BPUPKI tanggal 14 Juli 1945.

Pengesahan Rumusan Pancasila Sebagai Dasar Negara

Tanggal 18 Agustus ini merupakan perjalanan sejarah paling menentukan bagi rumusan Pancasila. Hari itu akan disyahkan Undang-Undang Dasar untuk negara Indonesia merdeka. Sementara rumusan Pancasila menjadi bagian dari preambul (pembukaan) Undang-Undang Dasar negara tersebut. Namun demikian sehari sebelum tanggal ini ada peristiwa penting.

Peristiwa penting yang dimaksud adalah seperti ini. Sore hari setelah kemerdekaan Negara Indonesia diproklamirkan, Moh. Hatta menerima Nisyijima (pembantu Laksamana Mayda/Angkatan Laut Jepang) yang memberitahukan bahwa ada pesan berkaitan dengan Indonesia merdeka.

Pesan tersebut, kaitannya berasal dari wakil-wakil Indonesia bagian Timur di bawah penguasaan Angkatan Laut Jepang. Isi pesannya menyatakan bahwa wakil-wakil Protestan dan Katolik dari daerah-daerah yang dikuasai Angkatan Laut Jepang keberatan dengan rumusan sila pertama (Piagam Jakarta) : .”Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya.”

Bagaimana dengan sikap Moh. Hatta saat itu? Ketika itu Hatta menyadari bahwa penolakan terhadap pesan tersebut akan mengakibatkan pecahnya negara Indonesia Merdeka yang baru saja dicapai. Jika hal itu terjadi tidak menutup kemungkinan daerah (Indonesia) luar Jawa akan kembali dikuasai oleh kaum Kolonial Belanda. Oleh karena itu, Hatta mengatakan kepada opsir pembawa pesan tersebut, bahwa pesan penting itu akan disampaikan dalam sidang PPKI (Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia) esok hari (tanggal 18 Agustus 1945).

Keesokan harinya, sebelum sidang BPUPKI dimulai, Hatta mengajak Ki Bagus Hadikusumo, Wakhid Hasyim, Kasman Singodimejo, dan Teuku Hasan untuk rapat pendahuluan. Mereka membicarakan pesan penting tentang keberatan terhadap rumusan Pancasila Piagam Jakarta. Hasilnya, mereka sepakat agar Indonesia tidak pecah, maka sila pertama (dalam rumusan Piagam Jakarta) diubah menjadi “Ketuhanan Yang Maha Esa”.

Sekian pembahasan mengenai proses perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara Indonesia.

 

 

 

Baca Juga artikel lainnya

1. Sistem Hukum dan Peradilan Nasional

2. Beberapa jenis penyakit kulit dan penyebabnya

3. PEDOMAN PENULISAN SKRIPSI

4. Etika dan Hukum